Pelayanan Pastoral Kedukaan Akibat Kematian Yang Mendadak
Di GPIB Jemaat Sejahtera Bandung
Abstrak
Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan perhatian kepada orang berduka karena kematian yang mendadak. Perpisahan karena kematian adalah situasi yang “sangat berat” bagi seseorang sebab bisa menimbulkan stress dan depresi dengan dampak psikologis, sosial budaya, dan spiritual. Selain itu banyak orang berduka, yang tidak siap dalam menghadapi perpisahan tersebut. Berdasarkan hal inilah penulis ingin membuat penelitian dan memberikan pertolongan melalui pelayanan pastoral yang bersifat menyembuhkan (healing). Yang dimaksud dengan menyembuhkan adalah membuat orang yang berduka bisa kembali “bangkit” dari dukacitanya yang berkepanjangan. Selanjutnya diharapkan penduka bisa move on dalam menjalani masa depan. Pengambilan sampel dilakukan kepada 5 kasus kematian mendadak yang ada di GPIB Jemaat Sejahtera Bandung. Pelayanan pastoral yang sudah dikerjakan oleh GPIB Jemaat Sejahtera Bandung secara keseluruhan belum ideal dan belum menyentuh kedukaan yang dialami oleh warganya, sebab pelayanan pastoral kedukaan selama ini hanya dilayankan dalam bentuk ibadah penghiburan yang dilaksanakan sebelum pemakaman, ibadah pelepasan dan pemakaman, serta ibadah syukur yang dilaksanakan sesudah pemakaman. Akibatnya tidak ada yang menolong orang berduka untuk bisa bangkit dari dukacitanya yang berkepanjangan. Pelayanan pastoral yang relevan bagi orang yang berduka di GPIB Jemaat Sejahtera Bandung adalah pelayanan pastoral yang bersifat menyembuhkan (healing). Pelayanan pastoral yang menyembuhkan ini diharapkan mampu mengatasi kerusakan yang dialami seseorang dengan cara memperbaiki orang tersebut menuju keutuhan dan membimbingnya mencapai keadaan yang lebih maju dari kondisi yang semula.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##Examples of Creative Commons Licensing Notifications in the Copyright Notices
1. Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
2. Proposed Policy for Journals That Offer Delayed Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



