Masalah Kekerasan dalam Masyarakat

Sebuah Refleksi dalam Perspektif Sosiologis dan Teologis

  • Sunarto Sunarto Sekolah Tinggi Teologi SAPPI

Abstract

Kekerasan dalam kacamata Alkitab bukan hanya terjadi di dunia modern saja, jauh sebelum terjadi di dunia modern kekerasan sudah terjadi di dunia purba. Sejak era Adam dan Hawa lalu melahirkan keturunan yang pertama sudah terjadi kekerasan. Kisah Kain yang membunuh Habel memberikan gambaran bahwa kekerasan sudah terjadi dalam sejarah kehidupan manusia yang paling kuno (Kej. 4:8). Setiap kekerasan yang terjadi di masyarakat bukan terjadi tanpa sebab musabab.Ada berbagai faktor yang bisa menjadi sumber pemicu terjadinya sebuah kekerasan. Faktor politik, ekonomi, keluarga, ras atau suku, bahkan masalah olah raga pun bisa menyebabkan seseorang atau kelompok melakukan kekerasan. Sehubungan dengan hal itu maka ada berbagai pendekatan yang seharusnya dilakukan untuk menanggulangi  kekerasan yang terjadi di masyarakat yaitu: pendekatan hukum, sosial dan spiritual. Manusia baru di dalam Kristus hidupnya bukan menggunakan jalan kekerasan,tetapi belajar mengasihi Allah dan sesamanya. Semakin banyak orang mengalami pertobatan di dalam Kristus semakin mempengaruhi situasi yang terjadi di masyarakat. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Yewangoe, Andreas A. Tidak Ada Penumpang Gelap, Warga Gereja, Warga Bangsa. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 2009.
Published
2014-12-15
How to Cite
Sunarto, S. (2014). Masalah Kekerasan dalam Masyarakat. Te Deum (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 4(1), 82-98. https://doi.org/10.51828/td.v4i1.77