Tanggapan Terhadap Demitologisasi Bultmann dalam Hubungannya dengan Konsep Kristologi

  • Sunarto Sunarto Sekolah Tinggi Teologi SAPPI

Abstract

Salah satu topik teologi Kristen yang selalu menarik untuk dibahas adalah masalah Kristologi. Doktrin Kristologi bukan hanya menjadi pergumulan  bagi gereja, teolog dan masyarakat Kristen pada masa kini, tetapi pergumulan ini sudah terjadi di era Gereja Purba. Pergumulan doktrin Kristologi telah menjadi perdebatan di kalangan teolog dan masyarakat Kristen, bahkan di luar  Kristen pun ikut-ikutan untuk menanggapinya. Persoalan teologi Kristen pada masa kini dapat dikatakan karena berakar dari pemahaman Kristologi yang berbeda-beda. Munculnya bidat Arianisme juga berkaitan dengan masalah Kristologi. Arius memiliki pemahaman bahwa Allah Anak (Kristus) tidak setara dengan Allah Bapa dan pandangan Arius akhirnya dikutuk pada Konsili di Nicea 325 M. Pemahaman Kristologi yang berbeda-beda juga menyebabkan gereja menjadi terpolarisasi dalam berbagai dominasi, bahkan ratusan denominasi Kristen. Terpecahnya Gereja Timur (Gereja Ortodok) dan Gereja Barat (Katolik Roma) juga tidak terlepas dari perbedaan pemahaman tentangan masalah doktrin.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Conn, Harvie M. Teologi Kontemporer. Malang: Seminari Alkitab Asia Tenggara. 1999
Published
2011-12-31
How to Cite
Sunarto, S. (2011). Tanggapan Terhadap Demitologisasi Bultmann dalam Hubungannya dengan Konsep Kristologi. Te Deum (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 1(1), 27-40. https://doi.org/10.51828/td.v1i1.67