Ibadah Online dalam Perspektif Alkitab dan Relevansinya pada Masa serta Pasca Pandemi Covid-19

  • Sunarto Sunarto Sekolah Tinggi Teologi SAPPI

Abstract

Masalah utama dalam penulisan artikel ini adalah bolehkah gereja menyelenggarakan ibadah secara online? Pada awalnya ada yang tidak setuju, tetapi juga ada yang setuju. Jadi tujuan dari penulisan artikel ini ingin menguraikan dasar Alkitab yang menjadi acuan bagi penyelenggara ibadah secara online. Menjelaskan keunggulan dan kelemahan dari ibadah secara offline. Menjelaskan keunggulan dan kelemahan dari ibadah secara online. Menjelaskan relevansinya ibadah online pada masa dan pasca pandemi Covid-19. Di samping menguraikan hal-hal tersebut artikel ini sekaligus sebagai upaya pencerahan terhadap hakikat ibadah Kristen yang benar dalam memasuki era baru di masa pandemi dan perkembangan yang pesat dalam teknologi digital. Metode penelitian dalam penulisan artikel ini adalah analisis kepustakaan dengan metode deskriptif. Kesimpulannya adalah ibadah online di masa dan paska pandemi Covid-19 masih tetap relevan untuk tetap diselenggarakan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adani, Mohammad Robith. “Pengertian Internet, Sejarah, Perkembangan, Dan Manfaatnya.” Sekawan Media, 2020. https://www.sekawanmedia.co.id/pengertian-internet.

B.K. Kuiper. The Church in History. Malang: Gandum Mas, 2010.

Dever, Mark. Tanda Gereja Yang Sehat. Surabaya: Momentum, 2010.

Ensiklopedi Alkitab Masa Kini, Jilid I. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1997.

Guthrie, Donald. Tafsiran Alkitab Abad Ke-21, Jilid 3 Matius – Wahyu. jakarta: Yayasan komunikasi Bina Kasih, 2017.

Labberton, Mark. Bahaya Ibadah Sejati. Surabaya: Lieratur Perkantas Jawa Timur, 2011.

Langfan, Onisimus. “Ibadah Online Di Masa Pandemi Covid-19: Implementasi Ibrani 12:28.” Stella: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 1, no. 1 (2021): 15–18. http://sttse.ac.id/e-journal/index.php/stella.

Lennox, John C. Where Is God in A Coronavirus World? Surabaya: Literatur Perkantas Jatim, 2020.

“Memahami Epidemiologi Dan Istilah-Istilahnya,” n.d. https://www.alodokter.com/memahami-epidemiologi-dan-istilah-istilahnya.

Paterson, David. Liturgika: Sebuah Teologi Penyembahan. Malang: Gandum Mas, 2017.

“Pengertian Online Dan Offline Secara Lebih Jelas (,” n.d. http://www.pengertianku.net/2015/01/pengertian-online-dan-offline-secara-lebih-jelas.html).

Piper, John. Coronavirus and Christ (Kristus Dan Virus Corona). Surabaya: Literatur Perkantas, 2020.

www.com. “Pola Penyebaran Virus Corona Dan Berita Populer Kesehatan Lainnya,” 2020. https://www.suara.com.

Pranita, Ellyvon. “Diumumkan Awal Maret, Ahli: Virus Corona Masuk Indonesia Dari Januari.” Kompas.Com, 2020. https://www.kompas.com/sains/read/2020/05/11/130600623/diumumkan-awal-maret-ahli--virus-corona-masuk-indonesia-dari-januari.

Rachman, Rasid. Pembimbing Ke Dalam Sejarah Liturgi. jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010.

Sedarmayanti, and Syarifudin Hidayat. Metode Penelitian. Bandung: Mandar Maju, 2011.

Tambunan, Fernando. “Analisis Dasar Teologi Terhadap Pelaksanaan Ibadah Online Pascapandemi Covid-19.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani 4, no. 2 (November 28, 2020): 154. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v4i2.210.

Whife, James F. Pengantar Ibadah Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.

Published
2021-06-25
How to Cite
Sunarto, S. (2021). Ibadah Online dalam Perspektif Alkitab dan Relevansinya pada Masa serta Pasca Pandemi Covid-19. TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 10(2), 181-203. https://doi.org/10.51828/td.v10i2.39