Makna “Injil yang Lain” dalam Galatia 1:6-7

  • Robi Prianto Sekolah Tinggi Teologi SAPPI
  • Kezia Lawira Sekolah Tinggi Teologi SAPPI
  • Novianto Novianto Sekolah Tinggi Teologi SAPPI

Abstract

Injil adalah Kabar Baik dari Allah tentang Kristus. Berita mengenai keselamatan yang bukan dari Allah tidak bisa disebut sebagai Injil. Paulus dalam Galatia 1:6-7 menegur jemaat Galatia karena telah beralih dari Injil kepada suatu ajaran keselamatan yang lain yang Paulus sebut sebagai “injil yang lain”. Artikel ini meneliti apa yang dimaksud mengenai “Injil yang lain” dalam Galatia 1:6-7. Melalui metode penelitian historis-gramatikal, penulis menemukan bahwa “Injil yang lain” yang dimaksud oleh Paulus adalah suatu ajaran yang menambahkan budaya sebagai suatu kewajiban yang harus dilakukan orang Kristen untuk memperoleh keselamatan yang sempurna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Barclay, William. Memahami Alkitab Setiap Hari: Galatia Ephesus. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.

Barker, Kenneth L, and John R. Kohlenbergerr III. The Expositor’s Bible Commentary: Abridged Edition New Testament. Grand Rapids: Zondervan, 1994.

Carson, D. A. Tafsiran Alkitab Abad Ke-21, 3, Matius-Wahyu. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2017.

Chia, Philip Suciadi. Memahami Kitab-Kitab Perjanjian Lama Di Dalam Perjanjian Baru. Yogyakarta: Stiletto Indie Book, n.d.

Chilton, Bruce. Studi Perjanjian Baru Bagi Pemula. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.

Drane, John. Memahami Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005.

F.F. Bruce. The Epistle to the Galatians: The New International Greek Testament Commentary. Grand Rapids: Eerdmans, 2013.

Gunawan, Chandra. “Ketegangan Hubungan Yahudi Dan Bukan Yahudi Dalam Yudaisme Bait Allah Kedua Dan Dalam Surat Galatia.” Veritas, Jurnal Teologi Dan Pelayanan, 2011. http://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/226.

Gunning, J.J.W. Tafsiran Alkitab: Surat Galatia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.

Hakh, Samuel Benyamin. Perjanjian Baru: Sejarah Pengantar Dan Pokok-Pokok Teologisnya. Bandung: Bina Media Informasi, 2010.

Hendriksen, William. New Testament Commentary: Galatians, Ephesians, Philippians, Colossians, and Philemon. Grand Rapids: Inter Varsity Press, 2007.

J.I, Packer. Dunia Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas, 1995.

L., Helen Miehle. Pedoman Penafsiran Alkitab: Surat Paulus Kepada Jemaat Di Galatia. Jakarta: LAI, 2011.

Ladd, George Eldon. Teologi Perjanjian Baru: Jilid I & II. Bandung: Kalam Hidup, 2017.

Linebaugh, Jonathan. “The Grammar of the Gospel: Justification as a Theological Criterion in the Reformation and in Paul’s Letter to the Galatians.” Scottish Journal of Theology 71, no. 3 (August 14, 2018): 287–307. https://doi.org/10.1017/S0036930618000339.

Longman, Tremper, and David E. Garland. The Expositor’s Bible Commentary: Roman-Galatians. Grand Rapids: Zondervan, 2005.

McConville, Gordon J. Sejarah Alkitab,” in Tafsiran Alkitab Abad Ke 21: 3 Matius-Wahyu. Edited by D.A Carson. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2017.

Moo, Douglas. J. Galatians. Grand Rapids: Backer, 2013.

Nggadas, Deky Hidnas Yan. Tafsiran Alkitab: Injil Matius Pasal 1-22. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.

“Nomos,” n.d. https://www.blueletterbibble.org/lang/lexion/lexion.cfm? Strongs=G3551&t=KJV.

Santoso, Agus. Dia Menebus,Supaya Kita Diterima, Menjadi Anak: Tafsiran Surat Paulus Kepada Jemaat Di Galatia. Bandung: Bina Media Informasi, 2011.

Sihombing, Aeron Frior. “Pemikiran Teologi Deuteronomis.” TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan) 9, no. 1 (December 20, 2019): 1–32. https://doi.org/10.51828/td.v9i1.10.

———. “Pendidikan Karakter Dalam Khotbah Di Bukit.” Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 4, no. 1 (2019): 39.

———. “Relasi Etika Perjanjian Lama Dengan Etika Global Hans Kung.” TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan) 4, no. 2 (April 12, 2021): 163–92. https://doi.org/10.51828/td.v4i2.61.

Silalahi, Haposan. “Historical Grammatical: Sebuah Metode Hermeneutik Dalam Menemukan Makna Yang Tersembunyi Dalam Teks-Teks Alkitab.” Te Deum 8, no. 1 (2018).

Sunarto. “Integritas Seorang Pengkhotbah Dan Kualitas Khotbah Dalam Pemberitaan Firman Tuhan.” TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan) 7, no. 1 (April 27, 2021): 77–99. https://doi.org/10.51828/td.v7i1.103.

Sutanto, Hasan. Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia Dan Konkordansi Perjanjian Baru. Jakarta: LAI, 2019.

Tampubolon, Yohanes Hasiholan. “Kontekstualisasi Metodologi Misiologi Paulus Dalam Dunia Kontemporer.” Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, Dan Pendidikan 3, no. 2 (December 31, 2019): 13–25. https://doi.org/10.51730/ed.v3i2.13.

———. “Misi Gereja Di Era Kapitalisme Global: Eksplorasi Pelayanan Misi Yesus.” Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat 7, no. 2 (October 19, 2020): 197–217. https://doi.org/10.33550/sd.v7i2.137.

Tampubolon, Yohanes Hasiholan, Aeron Frior Sihombing, Geri Gehotman Mangasake, Hafa’ Akhododo, Maria Mayda Bunge Tana, Ricky Pianto Randa, and Williams Jefferson Bill Walimena. “Analisis Perbandingan Gramatikal-Historis Bahasa Lidah Dalam 1 Korintus Dan Kisah Para Rasul.” Jurnal Teologi Berita Hidup 3, no. 2 (March 25, 2021): 189–204. https://doi.org/10.38189/jtbh.v3i2.80.

Tenney, Merrill C. Survei Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas, 2009.

Wiersbe, Warren. W. Merdeka Di Dalam Kristus: Tafsiran Surat Galatia. Bandung: Kalam Hidup, 2018.

Wong, Pater S. Injil Yesus Kristus: Sebuah Pengantar Teologi Injili. Jakarta: Yayasan Kartidaya, 2011.

Yahya, Pancha W. “Sebuah Kritik Terhadap Pandangan James D. G. Dunn Tentang ‘Melakukan Hukum Taurat’ Dalam Galatia 2:16 .” Veritas : Jurnal Teologi Dan Pelayanan 14, no. 1 (April 1, 2013): 107–26. https://doi.org/10.36421/veritas.v14i1.270.

Published
2021-06-25
How to Cite
Prianto, R., Lawira, K., & Novianto, N. (2021). Makna “Injil yang Lain” dalam Galatia 1:6-7. TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 10(2), 205-226. https://doi.org/10.51828/td.v10i2.38