Bermisi dalam Aksi

Kajian Teologis Misi Gereja terhadap Perwujudan Kerukunan Umat Beragama di Indonesia

  • Haposan Silalahi Institut Agama Kristen Indonesia, Tarutung

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana misi kristiani harus memiliki blue print tentang konteks solidaritas manusia dan komunikasi antar budaya. keterlibatan dalam kehidupan sosial, berdialog dengan orang lain dan bukan menghafal dan memegang teguh doktrin, adalah langkah pertama dalam berteologi, langkah pertama yang harus diayunkan jika ingin akhirnya menemukan kebenaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana menjalankan misi Tuhan yang tepat di tengah-tengah masyarakat pluralis-religius di Indonesia. Pendekatan artikel ini dilakukan dengan kajian studi pustaka. Adapun yang menjadi kesimpulan artikel ini adalah Keristenan harus menjalankan misi Tuhan dengan menjunjung tinggi welas asih, dan menjadikan tujuan utamanya adalah memanusiakan manusia yang bermartabat dan berusaha mengembangkan teologi misi kontekstual di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M. Amin. 1999. “Kebebasan Beragama Atau Dialog Antar-Agama.” in Hak Asasi Manusia Tantangan bagi Agama. Yogyakarta: Kanisius.

Artanto, Widi. 1997. Menjadi Gereja Missioner Dalam Konteks Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Banawiratma, JB. 2006. “Misi, Globalisasi Dan Kaum Miskin Di Indonesia.” Jurnal Teologi Proklamasi 8(1).

Barth, Karl. 1975. Church Docmatics !V/3. Edinburgh: T & T Clark.

Bosch, David J. 1997. Transformasi Misi Kristen: Sejarah Teologi Misi Yang Mengubah Dan Berubah. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Brown, Robert McAfee. 1978. Theology in a New Key: Responding to Liberation Themes. Philadelphia: The Westminster Press.

Darmaputera, Eka. 1995. “Teologi Persahabatan Antar Umat Beragama.” in Keadilan bagi yang lemah, Buku Peringatan Hari Jadi ke-67 Prof. Dr. Ihromi, MA. Jakarta.

Emmanuel Gerrit Singgih. 2000. Berteologi Dalam Konteks. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Koyama, Kosuke. 1979. Three Mile an Hour God. London: SCM Press Ltd.

Kraemer, H. 1938. The Christian Message In a Non-Christian World. London: Edinburgh House Press.

Ngelow, Zakaria J. 1994. Kekristenan Dan Nasionalisme: Perjumpaan Umat Kristen Dengan Pergerakan Nasional Indonesia 1900-1950. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Phillips, J. Robert, John Hick, and Paul Knitter. 1992. “The Myth of Christian Uniqueness: Toward a Pluralistic Theology of Religions.” Buddhist-Christian Studies. doi: 10.2307/1389992.

Rakhmat, Ioanes. 2006. “A Pluralist Missiology for Contemporary in Indonesia.” Jurnal Teologi Proklamasi 4(8).

Sabrino, Jan, and Juan Hernandez Pico. 1997. Teologi Solidaritas. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Sairin, Weinata. 2006. Gereja, Agama-Agama Dan Pembangunan Nasional. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Sukarto, Aristarchus. n.d. “Pemikiran Kembali Kristologi Untuk Menyongsong Dialog Kristen-Islam Di Indonesia.” Jurnal Teologi Dan Gereja Penuntun 4(13).

Tampubolon, Yohanes Hasiholan. 2020. “Misi Gereja Di Era Kapitalisme Global: Eksplorasi Pelayanan Misi Yesus.” Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat. doi: 10.33550/sd.v7i2.137.

Vendley, William, and dkk. 2011. “Merayakan Kebebasan Beragama.” Bunga Rampai 70 Tahun Djohan Effendi.

Van Der Watt, Jan G. 2005. Salvation in the New Testament. Perspectives on Soteriology.

Woga, Edmund. 2002. Dasar-Dasar Misiologi. Yogyakarta: Kanisius.

Yewangoe, A. A. 2017. Hidup Dari Pengharapan. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Published
2020-12-26
How to Cite
Silalahi, H. (2020). Bermisi dalam Aksi. TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 10(1), 25-47. https://doi.org/10.51828/td.v10i1.32