Trinitas dalam Pandangan Karl Barth

  • Grace Son Nassa STT Amanat Agung

Abstract

Artikel ini bersifat pengantar ke dalam pemahaman seorang teolog tentang Trinitas yakni Karl Barth. Barth menitikberatkan penjelasannya pada kesatuan Trinitas. Meskipun hal itu terlihat mirip dengan pandangan para teolog sebelumnya, Barth tetap memiliki cara tersendiri dalam mengungkapkan kesatuan Trinitas. Kita akan melihat bahwa Barth seolah-olah menegaskan perbedaan pribadi Trinitas melalui penguatan pada kesatuan Trinitas. Melalui tinjauan kepustakaan, artikel ini mencoba melihat literatur yang berkaitan langsung dengan Barth serta tulisan lain yang dianggap kredibel dan mendukung fokus penelitian. Trinitas dalam pandangan Barth adalah Allah yang mewahyu, satu yakni Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus yang tidak dapat ditukar satu dengan yang lainnya. Dia adalah Allah yang bebas dan berbelas kasih sehingga melalui wahyu dan karya-Nya, Ia berkenan untuk diri-Nya sedikit diketahui oleh ciptaan khususnya manusia. Hal ini dapat menjadi sebuah sumbangsih pemikiran bagi para teolog ketika ingin memperluas pengetahuan mengenai Trinitas, maupun dalam upaya melihat lebih jauh cara Barth berpikir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Barth, Karl. 2010. Church Dogmatics, Vol. 1.1. edited by G. W. Bromiley and T. F. Torrance. Massachusetts: Hendrickson Publishers.

Bromiley, Geoffrey W. 2000. Introduction to the Theology of Karl Barth. Edinburgh: T & T Clark.

Colyer, Elmer M. 2001. How to Read T. F. Torrance: Understanding His Trinitarian and Scientific Theology. Downers Grove: InterVarsity Press.

Fortman, Edmund J. 1982. The Triune God: A Historical Study of the Doctrine of the Trinity. Michigan: Baker Book House.

Hadiwijono, Harun. 2004. Teologi Reformatoris Abad Ke 20. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Kärkkäinen, Veli-Matti. 2004. The Doctrine of God. Michigan: Baker Academics.

Letham, Robert. 2011. Allah Trinitas: Dalam Alkitab, Sejarah, Teologi, Dan Penyembahan. Surabaya: Momentum.

Mawikere, Marde Christian Stenly. 2019. “Sola Experientia: Suatu Analisis Terhadap Teologi Schleiermacher.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat. doi: 10.46445/ejti.v3i2.145.

Olson, Roger, and Christopher A. Hall. 2002. The Trinity. Michigan: Eerdmans.

Peters, Ted. 1993. God as Trinity: Relationality and Temporality in Divine Life. Louisville: Westminster John Knox Press.

Phan, Peter C. 2011. The Cambridge Companion to the Trinity. New York: Cambridge University Press.

Placher, William C. 2007. The Triune God: An Essay in Postliberal Theology. Louisville: Westminster John Knox Press.

Sanders, Fred. 2016. The Triune God. edited by M. Allen and S. R. Swain. Michigan: Zondervan Academic.

Siregar, Ameilia Zuliyanti, and Nurliana Harahap. 2019. Strategi Dan Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah Dan Publikasi. Sleman: Deepublish.

Torrance, Thomas F. 1989. Christian Frame of Mind: Reason, Order, and Openness in Theology and Natural Science. Colorado Spring: Helmers & Howard Publishers.

Torrance, Thomas F. 2005. Ground and Grammar of Theology: Consonance Between Theology and Science. Edinburgh: T & T Clark.

Published
2020-12-26
How to Cite
Nassa, G. S. (2020). Trinitas dalam Pandangan Karl Barth. TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 10(1), 65-82. https://doi.org/10.51828/td.v10i1.31